Breaking News

Muhammad Yudi Kotouky Blusukan di Pegunungan Tengah Papua


Muhammad Yudi Kotouky bersama Bupati Dogiyai mengunjungi kompleks gedung DPRD Dogiyai yang masih dalam tahap pembangunan

DOGIYAI - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Muhammad Yudi Kotouky melakukan blusukan ke pedalaman kabupaten Dogiyai. Perjalanan darat selama 6 jam pun ia lakukan.

Di Dogiyai, lelaki yang akrab disapa Muhay ini ditemani oleh empat orang anggota legislatif dari PKS di kabupaten tersebut berkunjung ke kediaman Bupati Dogiyai, Thomas Tigi. Berbagai isu pembangunan wilayah di kabupaten tersebut menjadi pokok bahasan yang menarik di antara mereka.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati yang telah mampu membangun kabupaten baru ini dari kondisi masih hutan belantara menjadi seperti sekarang ini,” ungkap Muhay.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dogiyai juga mengungkapkan apresiasi kepada Muhay yang selama belum menjadi anggota dewan telah terbiasa bekerja bagi masyarakat Dogiyai melalui lembaga sosial yang ia miliki.

“Saya yakin Bapak Kotouky akan mampu memperjuangkan aspirasi kami di pegunungan tengah Papua ini ke tingkat nasional mengingat selama ini Bapak Kotouki telah dikenal bekerja di tengah-tengah warga masyarakat bahkan sebelum duduk di parlemen,” kata Bupati.

Selanjutnya, Muhay bersama dengan Bupati dan rombonganbergerak menuju kompleks gedung DPRD Kabupaten Dogiyai. Disambut oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Dogiyai mereka pun berkeliling meninjau lokasi kompleks yang saat ini masih dalam tahap pembangunan itu.

Muhammad Yudi Kotouky mengunjungi Masjid kebanggan masyarakat muslim di Moanemani dan Mapia

Selain berkunjung ke lembaga eksekutif dan legislatif kabupaten Dogiyai, Muhay juga bersilaturahim dengan para tokoh dan masyarakat di Moanemani dan Mapia. Silaturahim yang dilakukan selepas shalat shubuh berjamaah itu dimanfaatkan oleh Muhay untuk menyerap secara langsung aspirasi warga di sana dan sekaligus menyampaikan perkembangannya di parlemen. Diakhir kegiatan silaturahim ini, Muhay pun memberikan bantuan dana kepada Pengurus Kemakmuran Masjid (PKM) di Moanemani dan Mapia yang merupakan Masjid kebanggan umat Islam di sana.

Mengunjungi satu-satunya pabrik kopi di Dogiyai
Di kabupaten yang terletak di pegunungan tengah Papua itu, Muhay beserta rombongan juga mengunjungi pabrik kopi P5 yang sudah puluhan tahun berdiri dan saat ini merupakan satu-satunya pabrik kopi yang berada di Moanemani.

“Kualitas kopi Moanemani tidak kalah dengan kopi lainnya, maka saya menaruh harapan besar agar komoditas unggulan asli daerah Dogiyai ini dapat terus di kenal ke level nasional bahkan hingga ke mancanegara,” ungkap Muhay.

Bertemu dengan para tokoh masyarakat di Nabire

Bertemu dengan para pemuda di Nabire

 Sekembali dari Dogiyai, Muhay bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pelaku usaha di kota Nabire. Mereka pun menyampaikan harapan agar Muhay dapat memperjuangkan pemerataan pembangunan Sumber Daya Alam (SDA) dan Manusia (SDM) bagi masyarakat asli Papua. (herditho/abuhani)

Tidak ada komentar