Latest News
Senin, 08 Juni 2015

Keharuan Suasana Perpisahan dengan Keluarga Ketua DPW PKS Papua



Tarhib Ramadhan 1436 Hijriyah yang digelar di pantai Hamadi pada Ahad (7/6/2015) sekaligus merupakan momentum perpisahan kader-kader PKS Kota Jayapura dengan Ketua DPW PKS Papua, Ichwanul Muslimin, S.Pd sekeluarga yang akan meninggalkan Papua.

Pada kesempatan tersebut, Ichwanul pun menuturkan perjalanan hidup yang sangat berkesan ketika hijrah dari kampung halaman menuju Jayapura.

“Papua adalah bagian dari perjalanan hidup kami, di Papua inilah kami menemukan jalan dakwah,” ungkap Ichwanul.

Ichwanul pun mengenang masa awal kedatanganya ke Papua.

“Kami telah 20 tahun berada di Papua, sementara istri kami bahkan lebih lama lagi telah hampir 40 tahun sejak kecil di sini,” katanya.

“Masih ingat saat awal datang ke Jayapura, waktu itu masih gondrong dengan rokok surya terselip di saku celana, bahkan kami sempat menjadi juara lomba dangdut. Tapi kalau saat ini diminta kembali, kami sudah tidak bisa, sudah kami tinggalkan itu semua,” kenang Ichwanul.

“Di Jayapura inilah kami mendapatkan hidayah bisa bergabung dengan dakwah, mengikuti kajian dan halaqah. Bisa jadi kalau kami tetap berada di Jawa, mungkin kami tidak akan pernah berkenalan dengan jalan ini. Makanya, Papua menjadi bagian sejarah diri kami, Papua akan tetap di hati,” sambungnya dengan mata berkaca-kaca.

“Kami memohon izin untuk kembali ke kampung halaman, insya Allah pada Kamis ini kami akan mengantar keluarga. Ba’da Idul Fitri, saya masih akan kembali ke Papua untuk menyelesaikan amanah di DPW hingga berakhirnya periode ini akhir tahun nanti. Mohon dimaafkan semua kekhilafan kami, kami pun membuka dada selebar-lebarnya untuk memaafkan jika ada kekhilafan para ikhwah sekalian.”

Ichwanul Muslimin, S.Pd sempat menjadi ketua DPD PKS Kota Jayapura (1999-2004), menjadi anggota DPRD Kota Jayapura (2004-2009), selanjutnya Wakil Ketua DPW PKS Papua (2009-2013) dan Ketua DPW PKS Papua (2013-2015) melanjutkan kepemimpinan Ketua DPW sebelumnya yang juga harus hijrah ke luar Papua.

Sementara itu istrinya, Sri Irma Tuharea, SP adalah ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Jayapura yang baru saja diserahterimakan tugasnya kepada penggantinya.


Kepindahan keluarga dakwah ini bukanlah hal yang tiba-tiba. Pasalnya, sejak Ichwanul belum menjabat sebagai Ketua DPW PKS Papua dan Irma belum menjabat Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Jayapura, keduanya telah mengajukan permohonan pindah ke kampung halaman. Saat itu disepakati, keduanya baru boleh meninggalkan Papua pasca Pemilu 2014 ini.

Selamat jalan keluarga dakwah. Derai air mata kami tanda beratnya perpisahan ini. Namun kami harus mengikhlaskan semua ini. Maafkan semua kekhilafan kami dalam interaksi selama ini. Doakan kami agar bisa istiqamah di jalan ini. Doa kami pun senantiasa menyertaimu.







  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Keharuan Suasana Perpisahan dengan Keluarga Ketua DPW PKS Papua Rating: 5 Reviewed By: Nardi Papua