Latest News
Senin, 19 Oktober 2015

Inilah 6 Pesan Ichwanul Muslimin bagi Pengurus dan Kader PKS Papua


Setelah sukses menghantarkan suksesi kepemimpinan tertinggi di Provinsi Papua, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Papua demisioner Ichwanul Muslimin, S.Pd akhirnya meninggalkan provinsi paling ujung timur negeri ini. Selanjutnya Ichwanul akan menyusul keluarganya yang telah lebih dahulu hijrah ke Kediri, Jawa Timur.

Pada pekan terakhir di Tanah Papua, Ichwanul berkesempatan berbincang dengan redaksi papua.pks.id untuk menangkap pesan-pesannya bagi pengurus PKS Papua yang baru.

Berikut ini penuturan selengkapnya Ichwanul Muslimin.
Cukup lama saya berintekraksi di Papua sekitar 20 tahun, atau tepatnya 19 tahun 9 bulan. Selama itu saya berinteraksi dengan berbagai aktivis mahasiswa OKP, ormas, di tengah-tengah masyarakat, di panggung politik dan menjadi ketua partai di tiga periode, yaitu satu periode tingkat Kota Jayapura dan 2 periode di tingkat provinsi. Hal itu merupakan episode kehidupan yang menarik yang sulit terlupakan.

Saya datang ke Papua dengan kondisi remaja, anak lulusan SMA dengan aneka ragam gaya sebagaimana anak remaja pada umumnya. Dan, saya meninggalkan Papua dalam kondisi sebagai orang dewasa yang merasa cukup kaya pengalaman yang beragam, dari tidur di hutan belantrara sampai tidur di hotel bintang lima; dari berkawan dengan kuli bangunan sampai berkawan dengan menteri, DPRRI bahkan berjumpa dengan beberapa Presiden Indonesia pada masanya. Itu semua sudah saya lalui. Bahkan di Papua inilah saya mendapatkan cinta. Saya bertemu dengan seorang wanita shalehah yang siap mendampingi saya salam kondisi apa pun. Hal itulah yang  menimbulkan kesan yang mendalam. Terima kasih Papua. I love Papua.

Kepindahan kami bukan sesuatu yang by desaign yang direncanakan sejak lama. Dari dalam diri ingin tinggal yang lebih lama di Papua. Namun situasi menghendaki lain sehingga kami harus ikhlas mengikuti suratan takdir.

Selanjutnya kepada pengurus DPW yang baru, saya memesankan 6 hal. Pertama, jaga semangat kebersamaan dalam team work kepengurusan DPW. Bahwa apa pun produknya itu adalah merupakan kolektif kelolegial. Sehingga denggan kekuatan team work ini kepenguruan yang baru mampu menghadapi tantangan-tantangan di Papua yang kompleks, di mana Papua syarat dengan demografis penduduk yang menantang. Sehingga capaian-capaian yang selama ini diraih akan makin meningkat. Catatan menunjukkan bahwa perjalanan PKS di Papua menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Melonjak terus.

Dengan team work ini kami harapkan pengurus akan mampu menerjemahkan Platform dan Falsafah dasar PKS, karena keduanya adalah hal yang sangat normatif dan teoritis yang disusun di Jakarta. Dalam konteks ke-Papuaan perlu penyesuaian-penyesuaian. Pengurus ke depan perlu cermat dalam menghubungkan antara platform dan kenyataan. Semakin dekat kesuaiannya dengan realitas yang ada di Papua semakin bagus.

Kedua, pengurus DPW PKS periode 2015-2020 ke depan bisa menjalin komunikasi dangan berbagai stake holder di Papua, baik dengan ormas Islam, Kristen, tokoh adat Papua dan menjalin hubungan juga dengan pemerintah Provinsi, MRP, Polda, Pangdam, sehingga keberadaan PKS di Papua betul-betul bisa dirasakan oleh segenap masyarakat yang ada di Bumi Cenderawasih ini.

Ketiga, saya menitip harapan pada pengurus agar memiliki peran dalam mengadvokasi program-program yang berpihak kepada masyarakat. Masyarakat di sini adalah seluruh masyarakat yang tinggal di papua. Kita tahu konstituen PKS ada pendatang dan juga ada putra daerah. Semua dalam naungan perjuangan PKS. Jadi keberpihakan dalam hal memenuhi kebutuhan dasar baik pendidikan, kesehatan, dan perekonomian yang merupakan kebutuhan dasar ini bisa terpenuhi. Pemenuhan tiga kebutuhan dasar inilah menjadi kata kunci agar masyarakat bahagia dan sejahtera. Mungkin kalau disingkat orang akan bahagia jika dompet tebal, otak pintar, dan badan sehat.

Keempat, saya berharap kepengutusan baru PKS benar-benar mengejawantahkan PKS sebagai partai kader. Oleh karena itu aktivitas kaderisasi sebagai fungsi kawah candra dimuka akan bisa menelurkan kader-kader handal yang mampu mengemban amanah sebagai pejabat publik yang berkapasitas, pejabat publik yang memiliki visioner, humanis dan religius. Hal itu bisa didapat dengan keseriusan dalam mempersiapkan para kader dalam bentuk program pengkaderan yang secara rutin dan berkala. Kita tahu bahwa kader dan simpatisan PKS Papua beragam, ada di wilayah pesisir dan ada juga di wilayah pedalaman. Dan, ini sudah barang tentu perlu mendapat sentuhan yang berbeda berdasarkan perbedaan karakternya. Oleh karena itu diperlukan barometer-barometer tertentu yang bisa dijadikan ukuran kader PKS di Papua.

Kelima, secara khusus saya menegaskan untuk masalah Otsus agar menjadi perhatian karena pemerintah pusat sudah mengeluarkan dana yang sangat besar sebagai kompensasi untuk masyarakat Papua. Namun realitasnya masih banyak masyarakat yang masih mempertanyakan hasil-hasil Otsus itu dan menyatakan kami tidak merasakannya. Hal ini menggambarkan bahwa ada something wrong yang terjadi. Saya berharap pengurus periode 2015-2020 ini akan mampu mengawal Otsus yang perlu menjadi perhatian bersama dan mencari jalan keluar atas berbagai masalah yang masih muncul.

Keenam, saya berharap kepengurusan PKS periode 2015-2020, baik di tingkat DPW, di DPD dan kader-kader untuk menjadi garda terdepan NKRI. Bahwa NKRI harga mati sudah menjadi keputusan dari founding fathers kita yang perlu kita jaga.

Kemudian, melalui kesempatan ini saya sebagai manusia biasa yang tak ada gading yang tak retak, memohon maaf kepada seluruh komponen struktur baik tingkat DPW, maupun DPD hingga ke DPC PKS se-Papua, kepada teman-teman saya di Yayasan As-Salaam, di LPM Cilampa, di Muhammadiyah dan Tapak Suci, teman-teman anggota DPRD Kota Jayapura periode 2004-2009, jajaran pemerintah kota Jayapura dari mulai dipimpin oleh bapak Drs. MR Kambu, M.Si, kepada para tetangga saya di Kompleks BTN Skyline Indah dan kepada semua pihak yang selama ini berjuang bersama-sama.

Terima kasih Papua. I love you Papua.

Selamat jalan Ustadz Ichwanul Muslimin, S.Pd, karyamu di Papua menginspirasi kami.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Inilah 6 Pesan Ichwanul Muslimin bagi Pengurus dan Kader PKS Papua Rating: 5 Reviewed By: Sunardi S.Pd.