PKS Papua Gelar Latansa 2026, Perkuat Ketangguhan dan Kepemimpinan Kader Perempuan
JAYAPURA – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Papua kembali menggelar kegiatan Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) bagi anggota dan kader perempuan PKS pada 27–28 Juni 2026 di kawasan Koya Resort, Kota Jayapura, Papua.
Kegiatan tahunan tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari seluruh Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS kabupaten/kota se-Papua. Selama dua hari, para peserta mengikuti berbagai rangkaian pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kedisiplinan, serta membangun kesiapsiagaan kader perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.
Pembukaan kegiatan Latansa Papua 2026 dilakukan langsung oleh Ketua DPW PKS Papua, Suherman, S.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Latansa bukan sekadar kegiatan pelatihan rutin, melainkan sarana pembentukan mental dan karakter kader perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat.
“Selain melatih kepemimpinan, fisik, mental, dan kedisiplinan kader perempuan PKS agar siap menghadapi berbagai tantangan sosial maupun politik, Latansa juga menjadi bagian dari upaya memperkuat perempuan PKS sebagai pilar utama ketahanan keluarga. Keluarga merupakan rumah dan unit dasar dalam membangun peradaban dan ketahanan masyarakat maupun bangsa,” ujar Suherman.
Ketua panitia, Dani Ode K., S.Pd, menjelaskan bahwa Latansa merupakan salah satu instrumen pembinaan kader yang bertujuan membentuk perempuan tangguh, berwawasan luas, serta memiliki keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat.
“Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga dilatih memiliki sikap disiplin, kemampuan kerja sama tim, serta kesiapsiagaan dalam berbagai situasi,” katanya.
Berbagai materi pelatihan disampaikan oleh narasumber profesional dan berkompeten di bidangnya. Materi dikemas secara interaktif melalui sesi pemaparan, diskusi, praktik lapangan, hingga simulasi yang melibatkan peserta secara aktif.
Sepanjang kegiatan, suasana kebersamaan dan semangat belajar tampak mewarnai jalannya pelatihan. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias sebagai bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik sebagai kader maupun sebagai bagian dari masyarakat.
Latansa sendiri menjadi salah satu agenda pembinaan yang selalu dinantikan kader perempuan PKS. Selain sebagai wadah peningkatan wawasan dan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan (ukhuwah) antar kader perempuan PKS dari berbagai daerah di Papua.
Melalui penyelenggaraan Latansa 2026, DPW PKS Papua berharap dapat melahirkan semakin banyak kader perempuan yang tangguh, disiplin, berdaya, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.