Aleg PKS Papua H. Wagus Hidayat Jenguk Korban Petasan di RS Yowari, Klarifikasi Isu Pelayanan

JAYAPURA – Anggota legislatif Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Papua, H. Wagus Hidayat, mengunjungi seorang anak berusia 5 tahun yang menjadi korban ledakan petasan dan tengah menjalani perawatan di RSUD Yowari, Kabupaten Jayapura, pada Minggu (28/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus respons cepat atas beredarnya isu di masyarakat terkait dugaan kurang optimalnya pelayanan medis terhadap korban yang masuk rumah sakit pada siang hari sebelumnya.

Dalam keterangannya, H. Wagus Hidayat menjelaskan bahwa dirinya telah langsung berkoordinasi dengan Direktur RS Yowari serta dokter yang menangani pasien untuk memastikan kronologi dan penanganan medis yang sebenarnya.

“Informasi yang saya terima, korban masuk ke RS Yowari sekitar pukul 12.30 WIT dan langsung mendapatkan penanganan medis berupa penghentian pendarahan, pemberian obat anti nyeri, serta tindakan awal lainnya,” jelas Wagus Hidayat.

Ia menambahkan, pihak keluarga korban sempat meminta agar anak tersebut dirujuk ke RS Bhayangkara atau RS Dian Harapan. Namun setelah dilakukan koordinasi, diketahui bahwa ruang perawatan di kedua rumah sakit tersebut masih dalam kondisi penuh.

“Kebetulan ada dokter ahli bedah RS Yowari yang sedang cuti namun bersedia kembali untuk melakukan tindakan operasi. Namun pihak keluarga menolak karena menginginkan operasi dilakukan di RS Bhayangkara,” ungkapnya.

Atas keputusan tersebut, pihak RS Yowari kemudian meminta keluarga korban untuk menandatangani surat penolakan tindakan operasi, sembari tetap memberikan pelayanan medis terbaik kepada pasien selama masa perawatan sambil menunggu kepastian dari rumah sakit rujukan.

“Informasi terakhir yang saya terima, tindakan operasi dijadwalkan akan dilakukan hari Senin di RS Bhayangkara,” tambahnya.

H. Wagus Hidayat turut menyampaikan apresiasi kepada manajemen dan tenaga medis RS Yowari yang dinilainya telah memberikan pelayanan maksimal dan sesuai prosedur kepada masyarakat.

“Saya mengapresiasi RS Yowari yang tetap memberikan pelayanan terbaik kepada ananda korban. Saya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah menyebarkan isu-isu yang tidak benar dan belum terverifikasi,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya dalam aktivitas bermain petasan, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

“Keselamatan anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *